Sejarah Perkembangan Komputer
– Laptop dan tablet adalah salah satu alat elektronik yang memiliki
kecanggihan yang bisa digunakan untuk mengetik, menghitung atau
melakukan pekerjaan lainnya. Dan dulu semua pekerjaan tersebut hanya
bisa dilakukan oleh komputer desktop. Dengan berkembangnya waktu dan
dunia elektronik yang semakin canggih, komputer pun semakin berkembang,
baik dari segi design hingga kemampuannya. Padahal Sejarah Perkembangan Komputer
dulunya digunakan sebagai alat hitung untuk membantu penghitungan
angka-angka hingga akhirnya menjadi perangkat multifungsi seperti saat
ini. Mulai dari anak-anak hingga orang dewasa kini sudah mengerti
fungsi dan manfaat dari komputer, akan tetapi mungkin sebagian besar
orang juga masih banyak yang belum tahu tentang sejarah komputer hingga
perkembangan komputer itu sendiri.
Sejarah Perkembangan Komputer
Sejak dahulu manusia memang membutuhkan
alat bantu hitung. Mulai dari perbintangan, perdagangan atau pekerjaan
lainnya sangat membutuhkan alat bantu hitung. Dan menurut para ahli
sejarah, alat hitung yang pertama dibuat oleh manusia adalah Abacus atau
Sipoa yang ditemukan 25 ribu tahun yang lalu oleh bangsa China, dan
sampai saat ini pun sipoa masih digunakan. Berbeda dengan bangsa peru
dan inca yang menggunakan quipus dan berbentuk berupa tali simpul, di
tiap simpulnya melambangkan bilangan tertentu. Lalu setelah tahun 1642
di Perancis, Blair Pascal berhasil menciptakan sebuah mesin hitung yang
hanya dapat digunakan untuk operasi hitung penjumlahan saja yang diberi
nama Adding Machine, hingga kemudian disempurnakan oleh Von
Leibnitz untuk melakukan operasi matematik yang lainnya pada tahun 1673.
Sejak ditemukannya listrik oleh M.
Faraday, kemudian munculah era komputer elektronik, sehingga berkembang
alat-alat yang menggunakan tenaga listrik termasuk komputer. John
Atanasoff dari AS pada tahun 1942 adalah orang pertama yang merancang
komputer elekhtonik dan hingga saat ini pun terus berkembang.
Era perkembangan komputer sendiri dibagi menjadi beberapa periode, yaitu:
Komputer Generasi Pertama (1946-1959)
- Komponen utama menggunakan lampu tabung.
- Ukuran per unit komputer masih sangat berat dan besar.
- Membutuhkan alat pendingin yang banyak karena cepat panas.
- Boros listrik.
- Proses relatif masih lambat.
- Ketepatan hasil proses masih rendah.
- Kapasitas data masih kecil.
Komputer Generasi Kedua (1959-1965)
Komponen utama penyusun komputer adalah
transistor yang lebih unggul segalanya dibanding tabung hampa namun
harga jual murah, serta kelemahan pada generasi pertama dapat
diperbaiki.
Komputer Generasi Ketiga (1965-1970)
IC (Integrated Circuits) atau rangkaian
terpadu menggantikan fungsi dari transistor. Dari sekeping IC, dapat
menggantikan beberapa transistor, diode dan resistor secara sekaligus,
sehingga memiliki kinerja yang lebih baik daripada generasi sebelumnya.
Meskipun ukurannya lebih kecil, namun kecepatannya makin tinggi,
kapasitas lebih besar dan memungkinkan untuk berkomunikasi antar
komputer.
Komputer Generasi Keempat (1970- )
Komponen utama komputer sudah menggunakan
VLSI (Very Large Scale IC) yaitu IC yang kemampuannya ditingkatkan
sampai ratusan bahkan ribuan kali dengan ukuran fisik yang semakin lebih
kecil.
Komputer Generasi Kelima
Kini para pakar komputer merancang dan
memikirkan bagaimana membuat komputer dengan komponen utama, yaitu AI
(Artificial Intelligence) atau kepandaian buatan yang dapat menentukan
sikap sendiri jika akan menerima data, serta untuk apappun data tersebut
adalah atas inisiatif sendiri dan akan terus berkembang hingga saat
ini.
Sejarah Perkembangan Komputer
Dari Sejarah Perkembangan Komputer
yang kami informasikan diatas, kini kita sudah mengetahui beberapa
generasi perkembangan komputer dari awal diciptakan hingga semakin
berkembangnya desain ataupun kemampuannya sampai saat ini. Meski sudah
banyak diciptakan laptop dan tablet yang mudah untuk dibawa kemana saja,
akan tetapi kemampuan dan kecanggihan komputer tidak akan pernah habis
termakan oleh zaman. Semoga saja informasi tentang Sejarah Perkembangan Komputer diatas dapat menambah wawasan anda.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar